bahwanenek moyang bangsa indonesia berasal dari yunan, cina selatan yang bermigrasi ke indonesia dalam dua gelombang, proto-melayu (pada 3000-500 sm) dan deutero-melayu (setelah 500 sm), diajarkan di sekolah baik kepada saya saat saya kelas 5 sd empat puluh tahun yang lalu (1975), maupun kepada anak bungsu saya saat dia kelas 1 sma dua tahun
Peta Jalur Kedatangan Nenek Moyang Bangsa Indonesia dan Persebaran Benda-benda Peninggalannya Ukuran Kertas 84,1 x 118,9 cm Ukuran Gambar 75 x 112 cm Skala sekitar i Jenis Kertas, Art Paper 120 gram , berlapis kain.. Pajak Tag undefined Deskripsi undefined Spesifikasi Kedatangan bangsa Proto Melayu terjadi dalam dua periode Pemahaman Materi Peta Jalur Migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia Spesifikasi Berat kg Panjang 0 cm Lebar 0 cm Tinggi 0 cm Kelas U Kondisi Barang Baru Pengiriman 0 hari You lot’re Reading a Free Preview Page three is not shown in this preview. Menemukan Jalur Migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia, Menurut hasil analisa para ahli Arkeologi, sebanarnya penduduk asli Indonesia merupakan manusia suatu ras berkulit gelap dan bertubuh kecil. Ras manusia ini pada awalnya mendiami wilayah Asia Bagian Tenggara yang saat itu masih bersatu menjadi daratan ketika zaman es atau periode glasial. Penduduk asli inilah yang disebut sebagai suku bangsa Vedda oleh Sarasin. Adapun keturunan suku bangsa Vedda di Republic of indonesia contohnya adalah suku bangsa Lubu, Kubu, Talang Mamak di Pulau Sumatra dan Toala di Pulau Sulawesi. Ras lain yang datang kemudian menghuni kepulauan Republic of indonesia adalah manusia dari ras Proto Melayu Melayu Tua dan Deutro Melayu Melayu Muda. Ciri-ciri fisik mereka adalah rambut lurus, kulit kuning kecoklatan-coklatan, dan bermata sipit. Kedatangan bangsa Proto Melayu terjadi dalam dua periode Menemukan Jalur Migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia, kedatangan pertama meraka berasal dari daerah Yunnan China Selatan, melakukan perjalanan melalui jalur barat di wilayah Indochina, menuju ke daerah Semenanjung Malaya hingga masuk ke pulau Sumatera dan akhirnya menyebar ke kepulauan nusantara. Sedangkan periode kedatangan kedua terjadi melalui jalur timur yang bermula dari kepulauan Ryukyu Jepang yang dengan menggunakan Jalur laut menuju Taiwan, melewati Filipina hingga sampai ke kepulauan Sangir dan kemudian masuk Pulau Sulawesi dan menyebar ke seluruh kepulauan Nusantara. foto/rmol Bangsa Proto Melayu contohnya adalah suku bangsa Mentawai, Suku Dayak dan Suku Toraja. Ras Deutro Melayu berasal dari Indochina utara. Ras ini masuk ke Indonesia melalui Semenanjung Malaya, masuk kedalam pulau Sumatera akhirnya menyebar ke hampir semua pulau yang ada di Indonesia. Saat ini diperkirakan bahwa sebagian besar penduduk Republic of indonesia merupakan keturunan dari bangsa Deutro Melayu. Masyarakat yang merupakan keturunan ras Deutro Melayu misalnya adalah suku Bangsa Melayu, Suku Minang, Suku Jawa, Suku Bugis, dan lain sebagainya. Ras Deutro Melayu berasal dari Indochina utara. Ras ini masuk ke Indonesia melalui Semenanjung Malaya, masuk kedalam pulau Sumatera akhirnya menyebar ke hampir semua pulau yang ada di Indonesia. Saat ini diperkirakan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia merupakan keturunan dari bangsa Deutro Melayu. Masyarakat yang merupakan keturunan ras Deutro Melayu misalnya adalah suku Bangsa Melayu, Suku Minang, Suku Jawa, Suku Bugis, dan lain sebagainya. Baca juga Aktivitas Ekonomi untuk Kesejahteraan dan Persatuan Bangsa Indonesia Pemahaman Materi Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang Nenek Moyang Bangsa Indonesia, silahkan Ananda membaca buku Ilmu Pengetahuan Sosial, SMP/MTs, Kemdikbud, 2016, halaman 220-222, atau Ananda juga dapat melihat tayangan youtube tentang asal-usul nenek moyang Bangsa Republic of indonesia, melalui tautan/link https//world wide sebagai chanel milik Historic Indonesaia. Usai melakukan pendalaman materi tersebut selanjutnya jawablah pertanyaan dibawah ini. Peta Jalur Migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia foto/arief online Berdasarkan gambar peta tersebut, temukan jalur migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia Siapa saja yang dikatakan Nenek Moyang Bangsa Indonesia ? Bacalah referensi untuk menemukan daerah-daerah yang dilalaui Ras Proto Melayu dalam melakukan migrasi, kemudian tuliskan ! Bacalah referensi untuk menemukan daerah-daerah yang dilalaui Ras Deutro Melayu dalam melakukan migrasi, kemudian tuliskan ! Referensi MODUL PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA MASA PANDEMI COVID-nineteen UNTUK JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII Semester Genap Hak Cipta © 2020 pada Direktorat Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nenek moyang bangsa Republic of indonesia meliputi beberapa bangsa dan ras, seperti Proto-Melayu, Deutero-Melayu, Weddoid, dan Papua Melanesoid. Pada peta di atas, garis-garis berwarna hitam tegas menunjukkan bahwa awal kedatangan nenek moyang Indonesia berasal dari daerah Yunan. Kemudian, garis-garis ini terbagi menjadi dua, yaitu ada yang mengarah ke Thailand dan ada pula yang mengarah ke Filipina. Garis ini-garis sesuai dengan proses kedatangan Proto-Melayu yang terbagi dua gelombang, yaitu jalur barat dan jalur timur. Melalui jalur barat, gelombang imigrasi datang dari Yunan menuju Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, dan Flores. Sedangkan melalui jalur timur, gelombang imigrasi datang Yunan melalui Vietnam, Taiwan, Filipina, Maluku, Halmahera, dan Papua. Jadi, jawaban yang tepat adalah C. Lihat Foto Narasi bertuliskan migrasi bangsa Austronesia, diperkirakan sebagai nenek moyang bangsa Republic of indonesia, Museum Bahari, Jakarta, Sabtu xxx/11/2019. – Hingga saat ini, asal-usul nenek moyang bangsa Republic of indonesia masih menjadi polemik di kalangan para ahli. Dari beberapa teori yang dijadikan acuan untuk merunut asal-usulnya, sebagian besar meyakini bahwa nenek moyang bangsa Republic of indonesia adalah bangsa pendatang. Proses yang menerangkan bahwa nenek moyang kita berasal dari luar Indonesia adalah migrasi. Migrasi nenek moyang bangsa Republic of indonesia ini tidak terjadi sekaligus, tetapi berlangsung dalam tiga gelombang dan melalui beberapa jalur. Berikut ini tahap perpindahan dan jalur migrasi nenek moyang bangsa Indonesia. Migrasi manusia ke kepulauan Indonesia pertama kali berasal dari ras Negroid atau Melanesoid. Dari Yunnan di Cathay Selatan, bangsa berkulit hitam ini bergerak menuju ke selatan memasuki Vietnam dan akhirnya mencapai kepulauan Nusantara. Suku bangsa Melanesoid membawa kebudayaan yang setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan kebudayaan penduduk asli Indonesia saat itu. Kedatangan mereka juga sekaligus menandai dimulainya Zaman Mesolitikum batu tengah di Indonesia. Namun dalam perkembangannya, mereka terus terdesak ke arah timur oleh bangsa Melayu.
Sebagianbesar teori tentang Kebudayaan Prasejarah Indonesia yang datang dari Barat menjelaskan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia datang dari Asia Tenggara (Indochina/Yunnan). Diduga mereka datang dalam dua gelombang migrasi besar yang diperkirakan terjadi sekitar tahun 5000 SM dan tahun 2000 SM.
PETA JALUR MASUKNYA NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA Menurut teori H. Kern dan Von Heine Geldern, nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari rumpun bangsa Austronesia yang masuk ke Indonesia sekitar 2000 SM secara bergelombang dan menyebar ke wilayah berasal dari daerah Yunan Tonkin, yaitu sekitar lembah hulu Sungai Mekhong, Vietnam bangsa Austronesia tersebut disebabkan oleh berbagai terjadinya bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, kemarau panjang, dan adanya serangan bangsa-bangsa pengembara dari Cina Utara bangsa Barbar sekitar tahun 2000 SM, dan serangan dari bangsa Tibet sekitar 1000 SM. Faktor tersebut telah mendorong bangsa Austronesia meninggalkan tempat kelahirannya untuk mencari tempat hidup baru yang lebih aman. Mereka datang ke Indonesia ada yang melalui jalur darat dan ada juga yang melalui jalur mereka ke Indonesia terbagi dalam dua gelombang, yaitu sebagai berikut. a. Gelombang Pertama 2000 SM Nenek moyang bangsa Indonesia yang datang kali pertama diperkirakan terjadi pada 2000 SM. Arus perpindahan bangsa Austronesia ini membawa kebudayaan Neolithikum, dan dikenal dengan sebutan Proto Melayu Melayu Tua. Mereka datang dari Yunan ke Indonesia melalui jalur Barat dan Timur. Jalur Barat, dari Semenanjung Malaya, Sumatra, ada yang menuju ke Jawa, ada yang menuju ke Kalimantan, dan berakhir di Nusa Tenggara. Peninggalan kebudayaan yang dibawa melalui jalur barat ini adalah kapak persegi. Jalur Timur, dari Teluk Tonkin di Yunan menyusuri Pantai Asia Timur menuju Taiwan, Filipina, Sulawesi, Maluku, Papua, sampai Australia. Peninggalan kebudayaan yang dibawa melalui jalur ini adalah kapak lonjong yang banyak dijumpai di Minahasa, Seram, Kalimantan, dan karena itu, kapak ini sering disebut Neolithikum Papua. Dari sekian banyak suku bangsa Indonesia yang tersebar di seluruh Kepulauan Nusantara, kita masih dapat melihat suku bangsa yang tergolong Proto Melayu ini, yaitu Suku Batak Pedalaman, Suku Dayak, Suku Toraja, dan Suku Papua. b. Gelombang Kedua 500 SM Gelombang kedua terjadi sekitar 500 SM. Gelombang kedua ini juga termasuk dalam rumpun bangsa Austronesia yang disebut Deutro Melayu Melayu Muda.Kebudayaan yang dibawa ras Deutro Melayu ini relatif lebih maju karena mereka sudah mengenal benda- benda dari perunggu, seperti kapak corong, nekara, dan perhiasan perunggu Kebudayaan Dongson. Bangsa Austronesia dari ras Deutro Melayu ini akhirnya dapat mendesak ras Proto Melayu yang sudah lebih dahulu ras Deutro Melayu ini lebih terbuka terhadap pengaruh kebudayaan luar dibandingkan dengan ras Proto Melayu. Kedatangan nenek moyang ke wilayah kepulauan kita memilih daerah pantai, muara, dan sungai dengan per- timbangan, antara lain letaknya strategis, mudah mendapatkan air, subur, tersedia bahan makanan, dan jalur lalu lintas yang mudah dilalui. Melalui perjalanan waktu yang sangat panjang, ras Deutro Melayu ini akhirnya menjadi nenek moyang sebagian besar bangsa me-lahirkan kebudayaan baru dan kemudian menjadi kebudayaan bangsa Indonesia sekarang ini. Jalurmigrasi nenek moyang Bangsa Indonesia yang benar ditunjukkan oleh pernyataan berikut,? Jalur barat dari Yunan melalui selat Malaka masuk ke Sumatra masuk ke Jawa dengan artefak kapak lonjong . Jalur timur dari Yunan melalui Formosa (Taiwan) masuk ke Filipina kemudian ke Sulawesi kemudian masuk ke Irian dengan artefak berupa kapak persegi
- Asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia masih menuai polemik di kalangan para ahli hingga sekarang. Dari beberapa teori yang dijadikan acuan untuk merunut asal-usulnya, sebagian besar meyakini bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari luar Indonesia. Proses yang menerangkan nenek moyang kita berasal dari luar Indonesia adalah adalah proses perpindahan penduduk dari satu negara ke negara lain untuk menetap. Baca juga 5 Teori Asal-usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia Tahap migrasi Tahap perpindahan dan jalur migrasi nenek moyang bangsa Indonesia ada tiga, yaitu Melanesoid Proto Melayu Deutro Melayu Melanesoid Tahap pertama adalah migrasi manusia yang berasal dari ras Negroid atau Melanesoid ke kepulauan Indonesia. Dari Yunnan di China Selatan, bangsa berkulit hitam ini pergi menuju arah selatan memasuki Vietnam dan sampai di Nusantara. Suku bangsa Melanesoid datang dengan membawa kebudayaan yang setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan kebudayaan penduduk asli Indonesia waktu itu. Selain itu, kedatangan ras Melanesoid juga menjadi tonggak awal dimulainya Zaman Mesolitikum atau Batu Tengah di Indonesia.
JALURKEDATANGAN NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA. SPENZAGA HISTORY TEACHER ASAL Peta Penyebaran Nenek Moyang Bangsa Indonesia Berikut Ini' Lebih Jauh Uraian Materi Migrasi Bangsa Bangsa Ke Indonesia' 'Teori Persebaran Nenek Moyang Di Indonesia Yang Berasal April 16th, 2018 - Peta Persebaran Nenek Moyang Di Indonesia
Nenek moyang bangsa Indonesia meliputi beberapa bangsa dan ras, seperti Proto-Melayu, Deutero-Melayu, Weddoid, dan Papua Melanesoid. Pada peta di atas, garis-garis berwarna hitam tegas menunjukkan bahwa awal kedatangan nenek moyang Indonesia berasal dari daerah Yunan. Kemudian, garis-garis ini terbagi menjadi dua, yaitu ada yang mengarah ke Thailand dan ada pula yang mengarah ke Filipina. Garis ini-garis sesuai dengan proses kedatangan Proto-Melayu yang terbagi dua gelombang, yaitu jalur barat dan jalur timur. Melalui jalur barat, gelombang imigrasi datang dari Yunan menuju Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, dan Flores. Sedangkan melalui jalur timur, gelombang imigrasi datang Yunan melalui Vietnam, Taiwan, Filipina, Maluku, Halmahera, dan Papua. Jadi, jawaban yang tepat adalah C. 1 PERTEMUAN KE-10. 2. Melalui diskusi, mengamati dan membaca referensi siswa dapat: 1. Menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap asal-usul nenek moyang Bangsa Indonesia 2. Menunjukkan sikap peduli terhadap asal-usul nenek moyang Bangsa Indonesia 3. Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dari pembelajaran sejarah 4. - Deutro Melayu merupakan sebutan bagi suku bangsa yang disinyalir sebagai salah satu leluhur dari sebagian besar orang Indonesia saat ini. Karena suku bangsa ini bukan penduduk asli kepulauan di nusantara, jalur migrasi Deutro Melayu dan persebarannya di Indonesia menjadi topik pembahasan utama di kalangan ahli sejarah. Pendapat mengenai asal usul nenek moyang bangsa Indonesia memang beragam. Catatan tentang kapan dan dari mana nenek moyang bangsa Indonesia datang hingga kini menjadi diskusi penting terkait sejarah asal usul bangsa dari buku Sejarah Indonesia SMA terbitan Kemdikbud 2020, salah satu teori asal-usul Bangsa Indonesia menyimpulkan bahwa nenek moyang mayoritas penduduk kepulauan nusantara berasal dari Yunan, kawasan di Cina selatan. Pendatang dari Yunan ini bermigrasi ke wilayah kepulauan yang kini menjadi wilayah Indonesia via sungai-sungai besar di daratan Asia Tenggara dan laut. Mereka juga datang secara ditarik garis waktu yang merentang selama beberapa abad sebelum masehi, gelombang para pendatang dari Yunan itu bisa dibedakan menjadi 2, yakni Proto Melayu dan Deutro Melayu. Gelombang pertama yang bemigrasi ke Indonesia pada 3000 SM hingga 1500 SM disebut sebagai Proto Melayu. Kedatangan mereka ditandai dengan ciri-ciri kebudayaan neolitikum, seperti jenis perahu bercadik satu. Baca juga Mengenal Ciri-Ciri Fisik Ras Mongoloid Serta Penyebarannya Sejarah Manusia Purba Homo Sapiens Penemu, Lokasi, Ciri-ciri Fosil Lalu pendatang gelombang kedua dengan waktu migrasi dari Yunan ke nusantara pada kurun 1500 SM hingga 500 SM disebut dengan istilah Deutro orang-orang Deutro Melayu ke Indonesia ditandai jejak peninggalan perahu bercadik dua. Peninggalan lain dari orang-orang Deutro Melayu yang bisa terlacak dari sejumlah penggalian, adalah benda-benda berbahan perunggu dan logam. Jalur Migrasi Deutro Melayu dan Persebarannya Bangsa Deutro Melayu tiba di Indonesia pada sekitar tahun 500 SM. Sesuai dengan sejumlah bukti sejarah yang ditemukan, bangsa Deutero-Melayu masuk ke wilayah kepulauan Indonesia melalui jalur Deutro Melayu diperkirakan semula bergerak untuk bermigrasi ke sekitar hulu sungai Salwen dan sungai Mekhong. Alasan migrasi tersebut kemungkinan bencana alam atau serangan dari suku bangsa lain. Mengutip dari ulasan di Jurnal Fajar Historia Vol. 3, 2019, jalur migrasi bangsa Deutro Melayu ke nusantara bermula dari Yunan diperkirakan wilayah di sekitar Teluk Tonkin, lalu menuju wilayah Vietnam, Thailand, Malaysia, hingga akhirnya tiba di Indonesia. Setelah tiba di semenanjung Malaya, orang-orang Deutro Melayu berlayar ke Sumatra. Kemudian, secara bertahap, mereka menyebar ke kawasan Jawa, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara. Orang-orang Deutro Melayu lantas berkembang dan menyebar ke berbagai wilayah di nusantara menjadi suku-suku yang masih ada sampai saat ini seperti Melayu, Minang, Jawa, Sunda, dan lain sebagainya. Persebaran Deutro Melayu meliputi semua kepulauan di Indonesia, kecuali beberapa pulau di sekitar Papua. Bangsa Deutro Melayu datang ke nusantara sembari membawa kebudayaan logam yang berasal dari Dongson, kawasan di Vietnam Utara. Kebudayaan logam itu terlihat dari peninggalan mereka, seperti candrasa, nekara, manik-manik, arca, dan bejana perunggu. Peninggalan-peninggalan ini pula yang menunjukkan bahwa peradaban Deutro Melayu sudah lebih tinggi dari bangsa Proto Melayu. Menukil dari Buku Sejarah Indonesia Kemdikbud 2017, bangsa Deutro Melayu juga menguasai keahlian di bidang pengolahan tanah. Karena itu, mereka sudah bisa membuka hutan dan lantas menjadikannya areal pertanian lengkap dengan saluran Deutro Melayu pun diduga sudah menggunakan ilmu perbintangan untuk membantu kegiatan pelayaran mereka di laut. - Pendidikan Kontributor Muhammad Iqbal IskandarPenulis Muhammad Iqbal IskandarEditor Addi M Idhom
PetaMigrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia karena: - perang - desakan dari bangsa lain Posted by Vz at 19:17. Email This BlogThis! Share to Twitter Share to Facebook Share to Pinterest. No comments: Post a Comment. Newer Post Older Post Home. Subscribe to: Post Comments (Atom)
Berdasar"Teori Out of Taiwan" teori yang menyatakan bahwa leluhur nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Taiwan, yang menyebar melalui migrasi rumpung bangsa Austronesia. Bukti utama teori ini adalah persebaran bahasa-bahasa Austronesia, seperti Melayu, Jawa, Tagalog (Filipina), Maori (Selandia Baru), Bugis dan Aceh yang tersebar
  • Дрኞչωдещя звθቯιчала
  • ፓиդևդ же
  • Σፆ μиγቃтре
MAKALAHJALUR KEDATANGAN NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA. 1 / 10. Makalah Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia Tugas Galau. Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia Ilmusiana. Sejarah Kelas X Teori Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia. Peta Pesebaran Nenek Moyang Indonesia afif blog. Persebaran Nenek Moyang Bangsa Indonesia Artikelsiana. 40tf3.
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/371
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/273
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/37
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/356
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/38
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/83
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/106
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/35
  • peta jalur migrasi nenek moyang bangsa indonesia