Ketebalan dari plastik vacuum biasanya lebih tipis, terutama kemasan sayur dan buah. Jika terjadi kerusakan atau lubang kecil pada kemasan, perlindungan menjadi tidak maksimal. Harus memiliki alat
Dalam persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, branding menjadi hal yang harus dilakukan setiap pelaku usaha. Salah satu cara memperkuat branding adalah dengan menciptakan desain packaging makanan yang unik sehingga mampu menarik calon konsumen. Rahasia Membuat Desain Kemasan yang Menarik Proses pengemasan merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian proses produksi dan tentu saja memengaruhi biaya produksi. Untuk menekan biaya produksi, Anda bisa memilih harga plastik kemasan makanan ringan yang murah. Untuk skala usaha kecil, Anda bisa menggunakan alat bungkus plastik manual. Anda bisa menghemat biaya produksi dengan membeli alat sealer plastik murah yang banyak dijumpai di tempat jual packaging makanan. Namun, untuk skala besar, dibutuhkan mesin packaging untuk menghemat waktu. Sesuaikan harga mesin packaging yang akan dibeli dengan kebutuhan. Sebagai gambaran, harga mesin pengemas snack otomatis berkisar dari 3 jutaan hingga puluhan juta, tergantung jenisnya. Banyak yang berpikir, membuat kemasan yang unik membutuhkan biaya besar. Padahal, kemasan menarik tidak harus menyebabkan biaya produksi membengkak karena modal utamanya adalah kreativitas. Berikut ini rahasia mendesain kemasan produk yang menarik. 1. Menentukan Desain Salah satu fungsi kemasan adalah untuk mencantumkan informasi tentang produk yang perlu diketahui konsumen. Semua informasi tersebut harus disajikan secara menarik. Jika tidak cukup menguasai desain grafis, sebaiknya Anda menggunakan jasa desain grafis profesional. 2. Merancang Bentuk Kemasan Setelah menentukan desain gambar, warna, tipografi, dan sebagainya, sekarang waktunya memilih bentuk kemasan yang paling sesuai dengan produk Anda. Di sinilah diperlukan kreativitas untuk menciptakan packaging yang berbeda dari yang sudah ada di pasaran. 3. Memilih Warna Pemilihan warna juga berperan penting untuk membuat sebuah kemasan lebih menarik dan memperkuat branding. Sesuaikan warna dengan karakter produk, target pasar, dan image yang ingin Anda sampaikan kepada konsumen, apakah cerah, colorful, elegan, dan sebagainya. 4. Menggunakan Kalimat Sederhana Untuk menuliskan informasi pada kemasan, perhatikan pemilihan kalimatnya. Hindari kalimat terlalu panjang, berelebihan, atau kalimat-kalimat tidak penting yang justru membingungkan pembeli. Gunakan kalimat sesederhana mungkin agar tampilan kemasan tidak terlalu “ramai”. 8 Contoh Desain Packaging Makanan yang Unik Dalam bisnis makanan, soal rasa sudah tentu menjadi hal yang paling penting. Namun, untuk bisa bersaing dengan usaha sejenis, tentu harus ada hal lain yang menjadi nilai plus. Anda bisa menyiasatinya dengan membuat kemasan yang unik. Mengapa kemasan yang menarik itu penting? Bayangkan jika ada dua produk makanan sejenis dengan rasa yang tidak jauh berbeda. Yang satu dikemas dalam plastik polos, satunya lagi menggunakan kotak warna-warni. Hampir bisa dipastikan, konsumen akan memilih yang kedua. Untuk menciptakan kemasan yang unik dan menarik memang tidak mudah. Dibutuhkan kreativitas dan ide-ide segar untuk menghasilkan kemasan yang benar-benar pas untuk produk Anda. Nah, 8 contoh kemasan produk makanan unik berikut ini mungkin bisa dijadikan inspirasi. 1. Wadah Makanan Ramah Lingkungan Berjualan makanan sambil berkampanye untuk lingkungan, kenapa tidak? Anda bisa berpartisipasi menyelamatkan lingkungan dengan menghindari penggunaan plastik sebagai kemasan karena plastik tidak bisa didaur ulang. Sebagai gantinya, buatlah kemasan ramah lingkungan dari kertas yang dapat didaur ulang seperti contoh di bawah ini. Bukan hanya itu, wadah dibuat dalam bentuk yang bisa digunakan sebagai pot untuk menanam pohon demi bumi yang lebih hijau. Menarik, bukan? 2. Kue Dalam Oven Ide kemasan yang satu ini sebetulnya sangat sederhana dan sangat cocok dengan produknya. Bukankah semua cake dihasilkan dari dalam oven? Ternyata, ide sederhana ini menjadi luar biasa setelah dieksekusi menjadi kemasan berupa sebuah oven mungil. Kemasan ini makin istimewa karena dibuat cukup detail dengan gambar tombol-tombol layaknya oven sungguhan. Saat dibuka, tampaklah kue mungil di dalamnya yang siap disantap. Hmm … serasa menikmati cake hangat yang fresh from the oven! 3. Kemasan Sekaligus Mainan Semangkuk serealia dan susu adalah menu sarapan favorit anak-anak saat bosan makan nasi. Supaya anak-anak semakin bersemangat, kenapa tidak membuat kemasan yang lucu dan colorful? Bukan hanya lucu, tetapi juga bisa sekaligus dijadikan mainan. Nah, jika Anda memproduksi snack anak-anak, tidak ada salahnya meniru dan memodifikasi ide ini. Anda bisa membuat kemasan dengan ukuran yang disesuaikan dengan isi produk dalam bentuk berbagai macam binatang. Dijamin, anak-anak senang mengoleksinya. 4. Rambut Pasta Memasak identik dengan perempuan. Membuat kemasan bergambar perempuan dengan rambut terbuat dari pasta, seperti makaroni dan spageti, sangatlah tepat. Tidak sulit membuatnya karena kombinasi antara kotak kertas dan plastik sudah banyak digunakan. Yang membuat kemasan ini unik adalah karena bagian transparan plastik dibuat berbentuk rambut. Hasilnya, seorang perempuan berambut keriting untuk makaroni dan berambut lurus untuk spageti. Anda bisa meniru ide ini dengan bentuk rambut disesuaikan dengan produk. 5. Kemasan Dwi Fungsi Kemasan dwi fungsi pasti disukai konsumen. Contohnya, jika Anda menjual kacang, buatlah kemasan dengan dua sisi satu untuk wadah kacang, sisi lainnya untuk kulit. Dengan begitu, Anda sudah mengedukasi konsumen untuk tidak membuang sampah sembarangan. Contoh lain adalah jika Anda menjual paket makanan dan minuman, buatlah kemasan yang didesain agar konsumen mudah membawa dan menikmatinya. Apalagi dilengkapi bonus berupa serbet mini yang manis dari kain atau kertas. 6. Pesan Tersembunyi Menyisipkan pesan lucu atau romantis di dalam kemasan bisa menjadi kejutan yang menyenangkan untuk konsumen. Buatlah pesan, kalimat, atau quote yang berbeda sehingga konsumen penasaran ingin membeli dan membeli lagi. 7. Wadah Saus Mini Banyak sekali makanan atau jajanan yang lebih nikmat jika disantap bersama saus. Menyertakan saus dalam saset sering kali menyusahkan pembeli ketika akan menyantapnya. Nah, kenapa tidak membuat inovasi kemasan praktis seperti di bawah ini? Pada contoh ini, kemasan dimodifikasi dengan membuat lubang kecil tempat menempelkan wadah saus mini. Camilan bisa langsung dicocolkan ke dalam saus tanpa perlu repot membuka sachet dan kebingungan menuangkan sausnya. 8. Tutup Sekaligus Sendok Kebanyakan produk selai yang ada saat ini tidak dilengkapi sendok untuk mengoles sehingga menyulitkan jika dibawa saat bepergian. Membuat kemasan dengan tutup berbentuk semacam pisau atau sendok kecil ini merupakan ide luar biasa, meski terlihat sederhana. Mesin Vacuum Packaging Produk makanan basah, makanan yang mudah basi, atau makanan beku harus dikemas dengan vacuum packaging dari Produk akan tetap segar, masa kedaluwarsa lebih lama, dan terlindung dari paparan udara dingin di dalam freezer sehingga tidak membatu. Mesin vacuum packaging bekerja dengan menghampakan udara atau menghilangkan oksigen dari dalam kemasan. Kondisi vakum akan menghambat bakteri tumbuh sehingga makanan tetap higienis, dan rasa, bau, serta tekstur makanan akan tetap terjaga. Keunggulan mesin vacuum packaging ramesia adalah harganya terjangkau, sebanding dengan manfaat yang akan Anda dapat. Mesinnya juga mudah dioperasikan, tidak dibutuhkan keahlian khusus. Desain yang kompak membuat mesin mudah disimpan saat tidak digunakan. Persaingan di dunia usaha, khususnya kuliner, semakin ketat. Selain berinovasi dalam hal rasa, para pelaku bisnis kuliner juga harus kreatif menciptakan packaging makanan yang unik dan menarik. Keduanya akan membuat Anda bisa bertahan, bahkan memenangkan persaingan. List Harga Sealer Plastik.
Kemasansemodel ini biasa dijumpai di bungkus plastik, kaleng makanan, bungkus daun, dan lainnya. Kemasan produk kadang juga bisa dimanfaatkan lagi, terutama oleh pabrik pembuatnya. Ini yang disebut kemasan multi trip. Cara pemanfaatannya bisa langsung dipakai, atau didaur ulang lebih dulu. Contoh paling mudah yaitu botol kecap atau botol minuman.

Selama bertahun-tahun, istilah “junk food” telah digunakan untuk menyebut makanan yang dianggap tidak baik untuk kita, dan tidak bergizi. Namun, junk food dapat berarti hal yang berbeda bagi setiap orang. Pedoman diet resmi telah menggunakan istilah yang lebih enak seperti “discretionary foods makanan tambahan”, “sometimes foods makanan kadang kala” dan “high sugar, salt and fat foods makanan tinggi lemak, garam dan gula”. Namun label-label ini tidak selalu membuat tugas mengidentifikasi makanan bergizi menjadi lebih mudah. Lagi pula, banyak buah-buahan segar yang tinggi gula dan beberapa salad sayuran rendah nutrisi - tapi itu tidak membuat mereka tidak sehat. Dan produk makanan seperti minuman ringan dengan tanpa tambahan gula dan muesli batangan yang diperkaya dengan zat tambahan nutrisi belum tentu sehat. Pada 2009, para ahli mengusulkan menggunakan tingkat dan tujuan pengolahan makanan industri sebagai indikator utama masalah gizi. Teori ini mengakui bahwa beberapa pengolahan makanan membantu membuat makanan menjadi lebih nyaman, lebih aman, dan lebih enak. Namun, teori ini juga menominasikan satu kelas makanan - yang disebut “makanan ultra-proses–makanan yang melewati banyak pengolahan di pabrik sebelum dimakan” - sebagai makanan yang tidak sehat, berdasarkan lebih dari sekadar kandungan garam, lemak, dan gula. Sejumlah besar bukti sekarang menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-proses dikaitkan dengan kesehatan manusia yang lebih buruk termasuk tingkat penyakit jantung, diabetes, dan obesitas dan kesehatan planet polusi plastik, penggunaan energi dan lahan yang berlebihan, hilangnya keanekaragaman hayati. Namun, bagaimana kita dapat mengenali makanan-makanan tersebut saat kita sedang merencanakan apa yang akan kita akan beli atau makan? Apa yang termasuk sebagai makanan ultra-proses? Makanan ultra-proses dibuat dengan menggunakan metode pengolahan industri dan mengandung bahan-bahan yang biasanya tidak akan kita temukan di dapur rumah kita. Metode pengolahan yang digunakan dapat mencakup ekstrusi, pencetakan, modifikasi kimiawi, dan hidrogenasi yang dapat mengubah lemak tak jenuh cair menjadi bentuk yang lebih padat. Namun, produsen tidak perlu mencantumkan proses pengolahan makanan pada label, sehingga sulit untuk mengidentifikasi makanan ultra-proses. Tempat terbaik untuk memulai adalah daftar bahan makanan. Ada dua jenis bahan yang mengklasifikasikan makanan ultra-proses bahan makanan industri dan bahan tambahan kosmetik. Zat makanan termasuk versi olahan dari protein dan serat seperti bubuk whey atau inulin, maltodekstrin karbohidrat yang diproses secara intensif, sirup fruktosa atau glukosa, dan minyak terhidrogenasi. Bahan tambahan kosmetik digunakan untuk meningkatkan tekstur, rasa, atau warna makanan. Mereka membuat makanan ultra-proses menjadi lebih menarik dan sangat lezat berkontribusi pada konsumsi berlebihan. Contohnya adalah pewarna dan perasa termasuk yang terdaftar sebagai “alami”, pemanis non-kalori termasuk stevia, penguat rasa seperti ekstrak ragi dan MSG, serta pengental dan pengemulsi yang mengubah tekstur makanan. 8 makanan yang mungkin tidak kamu sadari adalah makanan ultra-proses Ultra-proses bukan hanya nama lain dari sampah - meskipun makanan seperti minuman ringan, kembang gula, dan keripik adalah ultra-proses. Ada banyak makanan kemasan yang biasanya kita anggap sehat ternyata merupakan makanan ultra-proses. 1. Sereal sarapan pagi Banyak sereal dan minuman sarapan yang dipasarkan sebagai makanan sehat adalah makanan yang ultra-proses. Mereka dapat mengandung maltodekstrin, protein dan serat olahan, serta pewarna. Gandum, di sisi lain, hanya mengandung satu bahan gandum! 2. Protein dan muesli batangan dan bola-bola Terlepas dari promosi sensasional sehat, banyak dari makanan ini adalah makanan ultra-proses, mengandung serat dan protein olahan, gula invert gula yang dimodifikasi melalui proses industri dan pemanis non-kalori. 3. Produk susu’ nabati Banyak produk susu alternatif mengandung pengemulsi, getah nabati, dan perasa. Tidak semua merek diproses secara ultra-proses, jadi periksalah daftar bahannya. Beberapa susu kedelai hanya mengandung air, kedelai, minyak dan garam. Beberapa makanan ultra-proses mudah dikenali. Tapi yang lainnya tampak cukup sehat. Shutterstock 4. Roti Beberapa roti kemasan mengandung pengemulsi dan pati yang dimodifikasi pati yang diubah melalui metode industri dan getah sayuran - biasanya berupa roti yang dibungkus plastik, diiris, dan lebih murah. Sebaliknya, roti segar dari toko roti jarang sekali mengalami pengolahan ultra-proses. 5. Yogurt Yogurt dengan rasa sering kali mengandung bahan tambahan seperti pengental, pemanis non-kalori, atau perasa. Pilihlah yogurt tawar sebagai gantinya. 6. Bumbu dan saus makanan Saus pasta dan tumisan yang sudah jadi biasanya mengandung bahan-bahan seperti pengental, penambah rasa dan pewarna. Tapi saus sederhana dapat Anda buat di rumah dengan bahan-bahan seperti tomat kalengan, sayuran, bawang putih, dan rempah-rempah yang diproses secara minimal. 7. Daging olahan Daging dingin dalam kemasan mungkin mengandung pengemulsi, pati yang dimodifikasi, pengental, dan serat tambahan - menjadikannya makanan ultra-proses. Gantilah daging olahan dalam kemasan dengan alternatif lain seperti daging panggang dingin atau ayam. 8. Margarin Cara pembuatan margarin dan olesan non-susu dengan menghidrogenasi minyak nabati dan zat tambahan yang dikandungnya, seperti pengemulsi dan pewarna, menjadikannya makanan ultra-proses - tidak seperti mentega yang pada dasarnya adalah krim dan sedikit garam. Makanan ultra-proses mendominasi rak-rak supermarket. Tapi ada baiknya kita memeriksa daftar bahannya. Shutterstock Tapi apakah semua makanan ultra-proses itu buruk? Beberapa jenis makanan ultra-proses mungkin terlihat lebih sehat daripada yang lain karena mengandung lebih sedikit bahan industri atau lebih rendah gula. Namun, hal ini belum tentu kurang berbahaya bagi kesehatan kita. Kita tahu bahwa orang Australia mengonsumsi hingga 42% energi mereka dari makanan ultra-proses dan efek kumulatif dari bahan-bahan industri pada keseluruhan makanan tidak diketahui. Selain itu, ketika kita mengonsumsi makanan ultra-proses, kita mungkin akan menggantikan makanan segar yang bergizi dari menu makanan kita. Jadi, mengurangi makanan ultra-proses sebanyak mungkin adalah cara untuk beralih ke pola makan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Meskipun tidak lengkap, ada data online yang menilai produk tertentu untuk memandu pilihan makanan. Supermarket didominasi oleh makanan ultra-proses sehingga sulit untuk menghindarinya sama sekali. Dan terkadang pilihan dibatasi oleh ketersediaan, alergi atau intoleransi makanan. Kita semua dapat membuat perubahan positif pada pola makan kita dengan memilih lebih sedikit makanan olahan. Tapi pemerintah juga dapat membuat peraturan untuk membuat makanan yang diproses secara minimal lebih tersedia dan terjangka, sekaligus mencegah pembelian dan konsumsi makanan utra-proses. Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris

Cara menutup melipat bungkus kemasan snack makanan ringan tanpa karet agar tidak lempem dan tetap renyah.

Jaga agar makanan tetap aman dikonsumsiPlastik merupakan kemasan yang cukup banyak digunakan untuk makanan ringan. Yuk, ketahui jenis plastik kemasan makanan ringan berikut ini, hanya bermanfaat untuk melindungi makanan dari kontaminasi, plastik sebagai kemasan juga bisa menambah unsur estetika bagi sebuah merek sehingga pelanggan lebih tertarik untuk ini karena menurut Journal of Food Science disebutkan bahwa, plastik dapat dibuat menjadi lembaran, bentuk, atau struktur yang diinginkan sehingga menawarkan fleksibilitas desain yang cukup itu, plastik cukup tahan kimia, memiliki harga terjangkau, dan cenderung ringan. Jadi, menjadi pilihan kemasan makanan ringan bagi banyak Juga Coba Buat 5 Kreasi dari Botol Bekas, Bisa Kurangi Sampah Plastik!Jenis Plastik Kemasan Makanan RinganLantas, apa saja ya, jenis plastik kemasan makanan ringan yang dapat digunakan?Mari simak, barangkali bisa menjadi referensi bagi Moms yang ingin membuka usaha makan ringan di Polivinil Klorida PVCFoto indiamartFoto indiamartJenis plastik kemasan makanan ringan yang pertama adalah polivinil klorida atau yang juga disebut sebagai PVC. Selain menjadi pembungkus makanan, plastik PVC juga digunakan untuk wadah minyak goreng, obat-obatan, dan adalah termoplastik yang murah dan sangat serbaguna. Umumnya, dibagi menjadi 2 jenis, yakni PVC kaku dan PVC yang lebih kemasan yang satu ini memiliki konstruksi plastik yang keras, tahan secara biologis dan kimia, stabilitas dimensi yang baik, permeabel oksigen, dan bisa berguna sebagai penghalang minyak dan PVC bisa dibuat dengan warna transparan jernih atau buram. Selain itu, PVC dapat diubah menjadi berbagai kemasann, seperti botol air minum dan jus, atau kemasan PVC biasanya memiliki kode segitiga dengan angka 3 yang artinya tidak boleh digunakan kembali sebagai pembungkus makanan atau penggunaan untuk Poli Etilen Tereftalat PETFoto PET smithersFoto smithersJenis plastik kemasan makanan ringan yang berikutnya, yaitu poli etilen tereftalat yang lebih dikenal dengan plastik merupakan termoplastik bening berperforma tinggi sehingga memiliki perlindungan yang tinggi, penyerapan air rendah, dan stabilitas dimensi yang sangat baik di berbagai plastik ini digunakan untuk botol plastik untuk minuman berkarbonasi, minuman ringan, minuman olahraga, air satu porsi, saus tomat, saus salad, vitamin, botol minyak sayur, pembungkus makanan ringan, wadah selai kacang, hingga berukuran ringan ini dapat dibuat menjadi kemasan yang kaku atau semi kaku yang membuatnya lebih tahan benturan, dan membantu melindungi makanan atau cairan di dalam memiliki simbol segitiga dengan angka 1 yang artinya harus digunakan untuk sekali pakai saja sehingga tidak bisa digunakan kembali sebagai wadah minuman atau ini karena penggunaan berulang meningkatkan risiko pencucian dan pertumbuhan Juga 4 Resep Corndog, Camilan yang Cocok untuk Si Kecil3. Polipropilen PPFoto pp indiamartPolipropilen atau plastik PP juga termasuk sebagai salah satu jenis plastik kemasan makanan ringan. Plastik ini memiliki ciri agak kaku dan tidak mudah rapuh dibanding jenis plastik besar plastik PP tidak dibuat transparan seperti plastik PET, tetapi tembus cahaya, buram atau warna yang berbeda saat PP umumnya memiliki titik leleh yang tinggi sehingga sangat cocok untuk produk kemasan makanan yang digunakan dalam microwave atau dibersihkan dengan mesin pencuci polipropilen digunakan dalam kemasan makanan untuk membuat wadah yogurt, wadah sirup maple, wadah krim keju, serta botol obat ini memiliki simbol segitiga dengan angka 5 yang artinya dapat digunakan berulang kali. Pasalnya, PP dapat berfungsi sebagai penghalang kelembapan, minyak, dan bahan kimia. Jadi, tetap aman jika digunakan High Density Polyethylene HDPEFoto hdpe DirectIndustryFoto DirectIndustryJenis plastik kemasan makanan ringan selanjutnya adalah high density polyethylene atau merupakan plastik keras dan tidak tembus cahaya yang ringan, tetapi juga kuat. Plastik ini sangat banyak digunakan sebagai pembungkus HDPE tidak terlalu fleksibel, jadi plastik yang satu ini bisa mempertahankan bentuknya tetap kokoh dengan baik dibanding plastik HDPE biasanya digunakan dalam kemasan makanan untuk botol jus dan susu, botol peras mentega, cuka, wadah sirup cokelat, sereal, serta tas plastik yang satu ini memiliki kode segitiga dengan angka 2 yang artinya plastik yang paling sering didaur ulang dan dianggap sebagai salah satu bentuk plastik paling plastik HDPE hanya boleh digunakan 1 kali pakai saja untuk makanan dan sebagai kemasan makanan dan minuman, plastik HDPE juga biasa digunakan sebagai bahan baku perabot rumah HDPE memiliki ketahanan terhadap paparan sinar matahari atau pemanasan atau pembekuan yang Juga 10 Resep Pizza Teflon untuk Pemula, Cocok untuk Camilan Keluarga5. Low Density Polyethylene LDPEFoto plastik sorbeadindiaSelain plastik HDPE, ada juga LDPE atau low density polyethylene. Ini merupakan plastik dengan harga yang paling murah dibanding jenis plastik pembungkus makanan LDPE memiliki ketebalan yang lebih rendah sehingga sangat tipis dibanding jenis plastik lain. Namun, LDPE sangat fleksibel, lembut, transparan, mengkilap, dan memiliki ketahanan tinggi terhadap kelembapan, sobek, dan bahan LDPE digunakan sebagai kantong plastik untuk kantong buah atau sayur, tetapi juga banyak digunakan untuk botol makanan yang dapat diremas, seperti roti dan kemasan makanan juga bisa dijadikan tutup kaleng kopi atau cincin kaleng plastik yang satu ini memiliki kode segitiga dengan angka 4 di bagian tengahnya. Artinya, LDPE tidak terlalu beracun dibandingkan plastik lainnya, dan relatif aman untuk LDPE ini pun dapat digunakan kembali, tetapi dengan jangka waktu pendek dan tidak selalu dapat didaur ulang karena cukup sulit Standing PouchFoto standing bukalapakFoto bukalapakJenis plastik kemasan makanan ringan lainnya yang dapat Moms gunakan, yakni standing yang satu ini hadir dalam berbagai warna dan ukuran. Sesuai namanya, kemasan plastik ini bisa diletakkan berdiri sehingga cocok untuk display produk, dibanding dengan plastik datar itu, standing pouch bisa ditempelkan logo yang menjadi identitas merek jualan Moms. Jadi, lebih menarik minat menariknya lagi, jenis plastik ini biasanya dilengkapi dengan ziplock di bagian atas sehingga bisa menjaga keutuhan makanan di dalamnya lebih pun tidak khawatir isi makanannya tumpah dan tercecer. Standing pouch juga cenderung kedap udara sehingga makanan di dalamnya tetap Juga Ini Dia 3 Resep Bekal Sekolah yang Mudah Dibuat, Cuma 3 Menit Lho!7. Side Gusset PouchFoto side gusset SMACK PackagingFoto SMACK PackagingJenis plastik yang juga bisa digunakan sebagai kemasan makanan ringan ialah side gusset pouch. Kemasan ini sering disebut sebagai plastik digunakan sebagai wadah biji kopi. Namun, bisa juga digunakan untuk kemasan keripik dan snack tidak memiliki ziplock di bagian atas kemasannya, tetapi plastik kemasan ini juga memberikan perlindungan isi yang ini karena kemasan side gusset pouch biasanya ditutup dengan penjepit yang biasanya disebut dengan tin Moms mencari kemasan makanan yang tidak transparan agar isi produk tak terlihat dan memiliki perlindungan yang baik terhadap cahaya, bisa memilih side gusset pouch itu, Moms bisa mencetak kemasan ini dengan desain logo merek jualan milik Juga 6 Ide Menu Bekal Suami dan Resepnya, Praktis dan Unik!8. Flat Bottom PouchFoto flat bottom tokopediaFoto tokopediaJenis plastik kemasan makanan ringan lainnya, yaitu flat bottom pouch yang bentuknya hampir mirip dengan side gusset kemasan plastik yang satu ini bisa berdiri layaknya standing pouch. Plastik ini pun umum digunakan sebagai wadah makanan bisa menyesuaikan kemasan flat bottom dengan warna dan ukuran produk. Selain itu, Moms juga dapat mendesainnya dengan tambahan logo dan informasi produk lagi, Moms dapat menambahkan window atau jendela pada kemasan flat bottom sehingga isi produk bisa Moms bisa mengemas camilan dengan cara yang lebih dia beberapa jenis plastik kemasan untuk makanan ringan yang dapat Moms pilih. Semoga informasinya bermanfaat, ya. Sumber Copyright © 2023 Orami. All rights reserved. Perkembanganzaman yang pesat membuat toples semakin diminati, baik perorangan, industri kecil (UKM) sampai industri besar. Toples ini cocok digunakan sebagai tempat peralatan kosmetik seperti lotion dan bisa juga digunakan untuk kemasan makanan kecil. Jual Toples Kaca Bening dengan Penutup Alumunium | 0813-6883-1934 (WA/TELP)| 5F5EC3C0 Beragam plastik kemasan makanan ringan kekinian kini mulai menjamur dan mudah kita temui. Baik itu di minimarket, supermarket, bahkan hingga marketplace. Persaingan bisnis makanan ringan yang kian menderas membuat para pengusaha berlomba-lomba menarik perhatian konsumen lewat banyak cara. Salah satunya ya mempercantik kemasan produk. Pada dasarnya, kemasan memang memiliki fungsi utama untuk melindungi produk makanan. Namun, makin ke sini peran packaging sudah mulai melebar hingga menyentuh ranah branding produk. Alhasil, kemasan menjadi kunci pertama sekaligus utama dalam menarik perhatian konsumen. Kali ini kita akan sama-sama belajar mengulik tentang kemasan untuk snack. Mulai dari bahan plastik kemasan yang baik, fungsi desain kemasan, model kemasan yang menarik, tips memilih kemasan, hingga pengaruh kemasan terhadap penjualan snack. Simak bareng-bareng yuk! Bahan Plastik Kemasan Menemukan bahan plastik yang tepat untuk mengemas produk makanan ringan memang cukup rumit. Pasalnya, setiap produk snack pasti memiliki tingkat keunikan dan sensitivitasnya tersendiri terhadap banyak hal yang memengaruhi penurunan kualitasnya. Jika jenisnya kering, produsen dapat menggunakan kemasan standing pouch economy OPP yang bisa membuat produk stand-out dan terlihat semakin menarik. Kemasan ini cocok untuk produk snack kering yang memiliki harga jual ekonomis. Namun, jika snack cenderung memiliki kadar minyak yang cukup banyak, penggunaan kemasan standing pouch nylon dapat memberikan proteksi maksimal. Bahan nylon tidak menyerap minyak dan air sehingga sangat ampuh dalam melindungi produk yang berminyak ataupun berair. Dari sini kita paham bahwa pemilihan bahan kemas sangat berpengaruh pada kualitas produk dalam jangka panjang. Jadi, pastikan bahan pengemas sudah betul-betul sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik produk terlebih dahulu. Fungsi Desain Kemasan Makanan Ringan Sebelum sampai ke pembahasan desain packaging makanan ringan, kita harus paham dulu nih fungsi dari kemasan itu sendiri. Hanya dengan sungguh-sungguh mengerti peran packaging, kamu dapat membuat inovasi desain kemasan baru yang lebih menarik dan pastinya tetap aman. 1. Menjaga Kualitas Produk Tanpa packaging yang baik dan tepat, mustahil sebuah produk snack dapat bertahan lama hingga ke tangan konsumen. Kemasan membantu produk memiliki rasa, warna, dan tekstur yang sesuai standar seperti saat proses produksi. Mana ada sih konsumen mau menerima produk snack yang sudah basi sebelum waktunya? 2. Sarana Komunikasi dengan Konsumen Packaging menjadi jembatan komunikasi secara tidak langsung antara produsen dan konsumen. Oleh sebab itu, penting sekali bagi produsen untuk mencantumkan semua info produk pada makanan sejujur-jujurnya. Mulai dari jenis makanan, varian rasa, komposisi, nilai gizi, hingga tanggal kedaluwarsa. 3. Simbol Estetika Kemasan juga menjadi simbol estetika bagi produk itu sendiri. Citra apa yang hendak produsen tonjolkan ke konsumen tercermin lewat kemasan. Produk makanan dengan desain kemasan unik biasanya lebih mudah menarik perhatian konsumen. 4. Membantu Meningkatkan Penjualan Pada akhirnya, kemasan makanan yang disiapkan dengan baik dan tepat akan membantu meningkatkan penjualan. Apalagi jika visual kemasan yang menarik selaras dengan kualitas dari isi makanan itu sendiri. Loyalitas konsumen dalam berbelanja produk tersebut juga akan ikut baik. Jenis Model Plastik Kemasan Makanan Ringan Nah, berikut ini ada beberapa jenis model plastik kemasan yang biasa dipakai untuk produk-produk makanan ringan. Siapa tahu salah satu di antaranya bisa jadi inspirasi ide untuk modifikasi kemasan produk! 1. Plastik Kemasan Standing Pouch Akhir-akhir ini, jenis kemasan standing pouch menjadi primadona buat sebagian besar produk snack. Plastik kemasan ini terlihat lebih menarik karena dapat berdiri dengan penampang lebih lebar. Tak hanya itu, jenis standing pouch juga memungkinkan suatu produk terlihat lebih menonjol saat dijejerkan dengan produk lain di rak. Beberapa model kemasan standing pouch antara lain transparan, berbentuk padat pada sisi depan dan belakang, serta berjendala window dengan bentuk beragam. Yang paling unik dari plastik kemasan ini adalah model zipper yang memudahkan konsumen menutup camilan saat tidak dapat sekali habis. 2. Plastik Kemasan Side Gusset Pouch Selain standing pouch, model plastik kemasan berikutnya ini juga tidak kalah populer. Orang-orang lebih sering menyebutnya dengan kemasan bantal. Kalau standing pouch memakai zipper, maka side gusset pouch menggunakan penjepit sebagai penutup kemasan yang biasa dinamakan tin tie. Namun, jenis kemasan ini kurang pas untuk makanan ringan. Pasalnya, produk snack membutuhkan proteksi lebih kuat agar tidak mudah melempem. Side gusset pouch lebih banyak produsen pakai untuk membungkus produk seperti kopi bubuk, susu bubuk, ataupun produk biji-bijian. 3. Plastik Kemasan Flat Bottom Pouch Yang terakhir ini merupakan inovasi cukup baru dalam dunia packaging. Flat bottom pouch memiliki bagian alas yang datar dan mampu membuat kemasan berdiri layaknya standing pouch. Jenis kemasan plastik ini masih belum banyak digunakan. Meski awalnya jenis kemasan ini hanya cocok buat produk semacam bubuk kopi, belakangan beberapa produsen makanan ringan mulai menggunakannya juga. Terlebih lagi flat bottom pouch juga memiliki fitur window yang mampu menarik konsumen karena dapat melihat isi produk dari luar kemasan. Tips Memilih Plastik Kemasan Makanan Ringan Selanjutnya, kita pelajari dulu ya beberapa langkah dan tips dalam menentukan plastik kemasan makanan ringan. Ingat, pemilihan kemasan sangat bergantung pada karakter dan daya simpan produk. Tentukan Jenis Kemasan Secara proteksi, plastik bening memang sudah baik melindungi makanan ringan. Namun, hal ini tidak cukup buat mendongkrak penjualan. Pasalnya, kemasan plastik bening jelas kurang eye catching di mata konsumen. Oleh sebab itu, sangat penting sekali untuk memikirkan alternatif kemasan plastik lain yang lebih menarik. Pilih Bentuk Kemasan Selanjutnya, langkah tak kalah penting adalah memilih bentuk kemasan. Dua produk snack dengan jenis, varian, dan netto yang sama dapat berdampak berbeda untuk konsumen. Andai pengemasan snack pertama biasa-biasa saja, konsumen dapat dengan mudah mengalihkan minat ke snack kedua yang lebih menarik. Pilihan bentuk kemasan untuk makanan ringan juga beragam. Mulai dari sachet, standing pouch, side gusset pouch, dan lain-lain. Sesuaikan bentuk kemasan dengan karakteristik produk serta target market. Zaman sekarang pilihan kemasan standing pouch jauh lebih ampuh memikat hati pembeli. Bahan Kemasan Sesuai Segmen Pemilihan bahan plastik untuk kemasan harus menjadi perhatian berikutnya. Andai produk makanan ringan hanya dijual di pasar, mungkin kemasan plastik biasa sudah cukup. Tapi, bahan itu tidak akan mampu bersaing dengan produk sejenis jika pemasarannya lewat minimarket atau marketplace. Kemasan kekinian mulai banyak memakai bahan seperti metalize atau nylon. Bukan hanya itu, visual kemasan juga dibuat full color agar lebih mudah bersaing dengan kompetitor lebih besar. Jadi, perhatikan segmen pasar saat hendak menyiapkan bahan kemasan buat makanan ringan ya. Kenapa Plastik Kemasan Bisa Dongkrak Penjualan? Lalu, apa pengaruh penggunaan plastik kemasan makanan ringan untuk penjualan produk itu sendiri? Berikut beberapa alasan yang dapat kita cermati Pendekatan Gaya Hidup dan Minat Di zaman sekarang, kebutuhan akan gaya hidup konsumen cukup tinggi. Produsen harus cermat pada gaya hidup para target market produk snack tersebut. Misalnya, kebiasaan apa sih yang biasanya mereka sukai dan peluang apa yang dapat produk isi dari kebutuhan mereka itu. Contoh mudahnya, anak-anak kekinian paling suka berbagi hal-hal yang mereka anggap unik di media sosial. Pada titik inilah kemasan produk dapat mengambil peran. Makin menarik kemasan snack, makin besar pula kemungkinan promo melalui konsumen lewat media sosial. Pendekatan Personal Alasan kedua ini berhubungan erat dengan branding produk. Konsumen yang sudah loyal duluan akan lebih mudah terikat pada merek snack tertentu yang dia anggap memberikan value ke dirinya. Misalnya, snack di masa generasi 90-an hingga sekarang masih tetap eksis dan disukai konsumen, mulai anak-anak hingga dewasa. Makanaan-makanan ringan zaman dulu tidak hanya bertahan hanya karena loyalitas konsumen. Pembaharuan pada kemasan senantiasa dilakukan dengan tujuan agar makin dekat dengan pembeli baru. Hasilnya, citra produk pun kian meningkat dan mampu menyasar lebih banyak konsumen dari usia beragam. Sebagai Alat Pemasaran Terakhir, plastik kemasan yang kekinian tentu saja otomatis dapat menjadi alat pemasaran yang efeketif. Produk akan lebih mudah bersaing dengan kompetitor. Bahkan, tampilan makanan ringan saat berada di rak pun dapat langsung menyedot atensi konsumen. Jadi, tidak ada salahnya memberikan energi lebih banyak untuk menyiapkan plastik kemasan snack sebaik mungkin. Apalagi jika tujuannya dapat berupa hal positif hingga jangka panjang. Pemasaran kian bagus, keberhasilan hasil penjualan pun akan mengikuti. Jika kamu berencana upgrade plastik kemasan makanan ringan biar lebih kekinian, FlexyPack dapat membantumu memilih packaging paling tepat. Kamu dapat mengeceknya dulu di laman ini ya! Post Views 2,509 Jenis kotak jajan selanjutnya ialah yang dapat digunakan untuk berbagai jenis jajanan, baik cair, kering, lembek, ataupun berkuah. Kotak jajan jenis ini yang paling banyak beredar di pasaran. Kemasan kotak jajan kekinian surabaya - Hampir semua orang di Indonesia dapat dikatakan menyukai makanan ringan atau jajan. Tak heran jika setiap rumah.
Memilih Bahan Kemasan Plastik. Apa yang membedakan bisnis snack atau makanan ringan kamu dengan produk serupa yang dijual eceran di toko kelontong? Yup, yang pertama kali terlihat perbedaannya tentu saja di kemasan. Umumnya kemasan snack terbuat dari bahan plastik dengan cetakan desain kemasan yang beragam. But, you need to know kalau tidak semua plastik tentunya aman dan tahan lama untuk menyimpan produk. Ini dia 4 bahan kemasan plastik dan cara memilihnya untuk kemasan bisnis snack kamu. 1. Plastik Kemasan Stand Up Pouches Plastik kemasan jenis stand up pouch merupakan model kemasan modern yang banyak dipakai oleh pelaku usaha ketimbang kemasan tradisional dengan plastik biasa, botol dan kaleng. 2. Plastik Kemasan HDPE High Density Polyethylene HDPE atau kepanjangan dari high density polyethylene adalah kemasan yang memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Kemasan yang biasa dikenal dengan kode 2 ini biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum dan lain-lain. 3. Plastik Kemasan Side Gusset Pouches Gusset pouch biasa digunakan untuk produk kopi, bentuk nya yang unik membuat produk kopi yang dijual menjadi lebih menarik. Kemasan gusset ini tidak menggunakan zipper, sehingga setelah kemasan terbuka maka harus ditutup dengan penjepit, biasanya disebut tintie, bisa juga menggunakan karet atau clip paper. Kemasan gusset bisa juga digunakan untuk bungkus snack atau jenis makanan kering lain nya. Untuk produk selain kopi, maka valve tidak diperlukan. Valve digunakan sebagai katup udara, sehingga berfungsi untuk mengeluarkan gas yang ada di dalam kemasan sehingga kesegaran kopi tetap terjaga, akan tetapi udara dari luar tidak dapat masuk ke dalam kemasan. 4. Plastik Kemasan Flat Bottom Pouch Kemasan mode flat bottom pouch tersedia dalam berbagai pilihan warna diantaranya Black, Silver, Gold, White, Paper Kraft. Model kemasan flat bottom pouch ini merupakan kombinasi dari Stand up pouch dan Gusset Pouch. Ide bentuk kemasan ini awalnya muncul dari ide bagaimana agar kemasan berbentuk gusset ini bisa menggunakan zipper sebagai penutup. Karena kelemahan terbesar dari Gusset Pouch adalah tidak adanya zipper, karena itulah terbentuk kemasan mode baru dengan nama Flat Bottom Pouch. Well, sesuaikan bahan kemasan plastik yang ingin kamu gunakan dengan produk kamu sebelum memutuskan membuat kemasan itu secara massal ya. Gimana, udah tahu kan cara memilih bahan kemasan plastik untuk produkmu?
1. Bau tengik pada makanan ringan umumnya disebabkan oleh bakteri. Nah, bakteri ini bisa muncul ketika ada udara atau uap air masuk pada kemasan. Biasanya udara atau uap air masuk melalui plastik kemasan makanan yang transparan atau ketika proses memasukkan produk dan bagian seal penutupnya kurang rapat. Kemasan dapat digolongkan berdasarkan beberapa hal antara lain Frekuensi Pemakaian Ø Kemasan Sekali Pakai Disposable, yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah satu kali pakai. Contohnya bungkus plastik es, bungkus permen, bungkus daun, karton dus, makanan kaleng. Ø Kemasan yang Dapat Dipakai Berulang Kali Multi Trip, seperti beberapa jenis botol minuman limun, bir dan botol kecap. Wadah-wadah tersebut umumnya tidak dibuang oleh konsumen, akan tetapi dikembalikan lagi pada agen penjual untuk kemudian dimanfaatkan ulang oleh pabrik. Ø Kemasan yang Tidak Dibuang Semi Disposable. Wadah-wadah ini biasanya digunakan untuk kepentingan lain di rumah konsumen setelah dipakai, misalnya kaleng biskuit, kaleng susu, dan berbagai jenis botol. Wadah-wadah tersebut digunakan untuk penyimpanan bumbu, kopi, gula, dan sebagainya. Struktur Sistem Kemas Berdasarkan letak atau kedudukan suatu bahan kemas di dalam system kemasan keseluruhan dapat dibedakan atas Ø Kemasan Primer, yaitu bahan kemas langsung mewadahi bahan pangan kaleng susu, botol minuman, bungkus tempe Ø Kemasan Sekunder, yaitu kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus, keranjang tempe, dan sebagainya. Ø Kemasan Tersier dan Kuartener, yaitu apabila masih diperlukan lagi pengemasan setelah kemasan primer, sekunder dan tersier. Umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan. Sifat Kekakuan Bahan Kemas Ø Kemasan fleksibel, yaitu bila bahan kemas mudah dilenturkan, misalnya plastik, kertas, foil. Ø Kemasan kaku, yaitu bila bahan kemas bersifat keras, kaku, tidak tahan lenturan, patah bila dipaksa dibengkokkan. Misalnya kayu, gelas, dan logam. Ø Kemasan semi kaku/semi fleksibel, yaitu bahan kemas yang memiliki sifat-sifat antara kemasan fleksibel dan kemasan kaku, seperti botol plastik susu, kecap, saus dan wadah bahan yang berbentuk pasta. Sifat Perlindungan Terhadap Lingkungan Ø Kemasan Hermetis, yaitu wadah yang secara sempurna tidak dapat dilalui oleh gas, misalnya kaleng dan botol gelas. Ø Kemasan Tahan Cahaya, yaitu wadah yang tidak bersifat transparan, misalnya kemasan logam, kertas dan foil. Kemasan ini cocok untuk bahan pangan yang mengandung lemak dan vitamin yang tinggi, serta makanan yang difermentasi. Ø Kemasan Tahan Suhu Tinggi, jenis ini digunakan untuk bahan pangan yang memerlukan proses pemanasan, sterilisasi, atau pasteurisasi. Tingkat Kesiapan pakai Ø Wadah Siap Pakai, yaitu bahan kemas yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contohnya adalah wadah botol, wadah kaleng, dan sebagainya. Ø Wadah Siap Dirakit atau disebut juga wadah lipatan, yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan sebelum pengisian, misalnya kaleng dalam bentuk lempengan dan silinder fleksibel, wadah yang terbuat dari kertas, foil atau plastik. Macam-macam Bahan kemasan Kain Blacu Digunakan untuk mengemas bahan pangan tepung, seperti tepung terigu atau tepung tapioka. Dibuat dalam bentuk kantung-kantung yang berkapasitas 10 – 50 kg. Kelebihannya adalah tidak mudah sobek/ kuat kainnya, flesibel, mudah dicetak dan murah harganya. Kelemahannya memiliki permiabilitas udara yang jelek dan tidak kedap air. Kertas Kertas “greaseproof” dapat digunakan sebagai pengemas utama mentega, margarin, daging, kopi, dan gula-gula. Mirip kertas karton namun memiliki kekedapan terhadap perembesan lemak. Kertas “glassine” dibuat 80% dari kertas greaseproof namun memiliki ketahanan terhadap udara dan lemak yang kuat, permukaanya halus, serta mengkilat. Sering digunakan untuk mengemas roti yang berkadar lemak tinggi. Kertas “kraft” kertas yang dibuat dari bubur sulfat dan kayu kraft yang berasal dari Swedia dan Jerman. Memiliki sifat yang lebih kuat dari kertas Glassine, sehingga bahan pangan yang dibungkus dengan kertas ini akan tetap kering lebih-lebih bila permukaannya dilem dengan resin. Kertas ini biasanya digunakan untuk mengemas keju di Negara-negara eropa. Gelas Terbuat dari campuran pasir C2O, soda abu, dan alumina. Bersifat inert tidak bereaksi dengan bahan pangan Kuat tahan terhadap kerusakan akibat pengaruh waktu Transparan bentuk dan warna bahan pangan dapat dilihat. Kelemahannya adalah mudah pecah, tidak dapat digunakan untuk bahan pangan yang peka terhadap sinar. Agar tidak mudah pecah sebaiknya bagian permukaan gelas dilapisi dengan lilin wax dan silika yang halus. Metal / Logam Bahan yang sering dipakai Kaleng tin plate dan almunium. Tin plate adalah wadah yang terbuat dari baja yang dilapisi timah putih yang tipis, bagian dalamnya juga dilapisi dengan lapisan email. Lapisan email tersusun atas senyawa oleoresin, fenolik, vinil, dan lilin. Fungsi email adalah untuk mencegah korosi dan mencegah kontak antara metal dengan bahan pangan. Misal email fenolik digunakan untuk melapisi kaleng pengemas bahan ikan dan daging. Aluminium Aluminium memiliki keuntungan sebagai bahan pengemas, yaitu memiliki berat yang lebih ringan dibanding baja. Aluminium juga mudah dibentuk sesuai keinginan. Aluminium lebih tahan korosi karena bisa membentuk aluminium oksida. Kelemahan aluminium adalah mudah berlubang dibanding baja dan lebih sukar disolder sehingga sambungan kemasan tidak benar-benar rapat. Plastik Penggunaan plastik dalam pengemasan sebenarnya sangat terbatas tergantung dari jenis makanannya. elemahan plastik adalah tidak tahan panas, tidak hermetis plastik masih bisa ditembus udara melalui pori-pori plastik, dan mudah terjadi pengembunan uap air didalam kemasan ketika suhu turun. Jenis plastik yang digunakan dalam pengemasan antara lain polietilen, cellophan, polivinilklorida PVC, polivinil dienaklorida PVDC, polipropilen, poliester, poliamida, dan polietilentereptalat PET. Polietilen adalah jenis plastik yang harganya paling murah dan memiliki beberapa varian antara lain Low Density Polyetilene LDPE, High Density Polyetilene HDPE, dan Polietelentereptalat PET. Polietilen memiliki sifat kuat bergantung variannya, transparan, dan dapat direkatkan dengan panas sehingga mudah dibuat kantong plastik. Cellophan sebenarnya terbuat dari serat selulosa yang disulfatasi. Cellophan dapat dipergunakan untuk membungkus sayuran, daging, dan beberapa jenis roti. Cellophan yang dilapisi nitroselulosa mempunyai sifat yang tahan terhadap uap air, fleksibel, dan mudah direkatkan dengan pemanasan. Cellophan yang dilapisi PVDC tahan terhadap uap air dan kedap oksigen sehingga baik untuk mengemas makanan yang mengandung minyak atau lemak. Polivinilklorida PVC jenis plastik yang kuat, namun memiliki kelemahan yaitu dapat berkerut Shrinkable dan sering digunakan untuk mengemas daging atau keju. Polivinildienaklorida PVDC jenis plastik yang kuat, tahan terhadap uap air dan transmisi udara. Sering dugunakan dalam pengemasan keju dan buah-buahan yang dikeringkan. Edible film Edible film adalah bahan pengemas organik yang dapat dimakan sekaligus dengan bahan pangan yang dikemasnya, biasa terbuat dari senyawa polisakarida dan turunan lemak. ahan yang digunakan antara lain polisakarida yang berasal dari rumput laut agarose, karaginan, dan alginat, polisakarida pati, amilosa film, gelatin, gum arabik, dan turunan monogliserida. Contoh pengemasan edible film adalah pada sosis, permen, kapsul minyak ikan, sari buah dan lain-lain. Karton Karton sebenarnya merupakan bagian dari kertas namun lebih sering berfungsi sebagai wadah luar atau sebagai penyokong wadah utama dalam pengemasan bahan pangan agar lebih kuat, dan rigid. arton memiliki kelebihan antara lain elastisitas lebih baik dibanding kayu, dapat dicetak pada permukaannya, dapat dikerjakan secara masinal, pemakaiannya mudah, dan dapat dilipat sehingga tidak memerlukan ruang luas. Bahan Pengemas Tradisional a. Daun Digunakan secara luas, bersifat aman dan bio-degradable, yang biasanya berupa daun pisang, daun jati, daun bambu, daun jagung dan daun palem. Lebih aman digunakan dalam proses pemanasan dibanding plastik. b. Gerabah Digunakan sejak zaman dahulu, aman bagi bahan pangan asal tidak mengandung timbal. Gerabah yang diglasir bersifat kedap air, kedap udara, mampu menghambat mikrobia, dan bersifat dingin sehingga cocok untuk mengemas bahan pangan seperti saus, madu, anggur, minyak, curd/dadih dll. Cara Pengemasan Secara manual, dengan menggunakan tangan tanpa bantuan alat/mesin. Contohnya membungkus tempe dengan daun atau plastik, kembang gula, membungkus teh dalam kemasan kertas, dan sebagainya. Semi mekanik, menggunakan tangan dengan dibantu peralatan tertentu, misalnya menutup botol kecap/minuman, penggunaan heat sealer untuk merekatkan plastik. Mekanis, dengan mesin kemas yang digerakkan oleh tenaga listrik/motorberkecepatan tinggi. Umumnya proses pengemasan bersamaan dengan proses pengisian bahan dalam satu unit mesin seperti pengisian botol minuman ringan, obat-obatan, dan sebagainya. Sumber
BanyaknyaUMKM yang ada dan memberikan peran serta kontribusi yang sangat besar perlu semakin naik level dengan berbagai cara. Daftar Isi [ hide] 0.0.1 Baca juga :
Ketika anda memiliki bisnis usaha produk makanan ringan, maka membuat merek atau label kemasan yang dapat menunjukkan kualitas dari produk tersebut. Tentunya akan menjadi salah satu strategi dalam menunjang suksesnya ini ada berbagai macam jenis makanan ringan dengan berbagai rasa yang pasti sering anda nikmati pada setiap kesempatan. Berbagai jenis makanan ringan yang sering disebut snack ini pada umumnya tidak lepas dari usaha home industri atau makanan ringan bahkan dalam penyajiannya sudah mulai memperhatikan segi penampilan kemasan yang menarik. Serta diberi nama produk yang sering disebut brand, label, cap atau stiker. Dalam hal ini memang diperlukan ketrampilan dan kerajinan dalam pembuatan logo dan desain untuk menarik perhatian hal yang harus dicantumkan pada sebuah merek atau label produk makananSecara umum ada 4 poin yang harus diperhatikan oleh pemilik produk makanan. Ketika ia akan mendesain sebuah nama dagang atau label merek pada produk makanan diantaranya ialah Sertifikasi halalIzin DepkesIzin PIRTDan Izin dari BPOMPencantuman nama brand dari produk makanan ringan tersebut sebaiknya juga disertai dengan sertifikasi halal dari MUI selaku lembaga pemberi sertifikat halal. Sertifikasi halal perlu diberikan supaya konsumen mendapatkan ketenangan saat sedang mengkonsumsi suatu jenis produk sertifikasi halal ada juga izin Depkes yang dikeluarkan oleh lembaga Dinas Kesehatan daerah setempat. Baik dari kota maupun kabupaten dengan penulisan Depkes RI P-IRT No. XXXXX pada label kemasan. Yang artinya Departemen Kesehatan RI Pangan Industri Rumah Tangga Nomor PIRT dari Depkes adalah suatu izin usaha yang diberikan untuk produk makanan yang dihasilkan dari usaha rumah tangga atau Industri Skala Rumahan. Biasa disingkat ISR yang mempunyai omzet dibawah Rp. dengan hasil produksi seperti misalnya keripik, kerupuk atau juga izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan sering disingkat Badan POM atau BPOM merupakan lembaga yang mengawasi peredaran obat-obatan dan satu fungsi dari BPOM ini adalah untuk memeriksa apakah makanan yang beredar sudah memenuhi standar dan persyaratan keamanan, manfaat dan mutu produk yang ditetapkan dan sebagai tindakan pencegahan sebelum makanan tersebut beredar luas di masyarakat disertai tindakan penegakan dari BPOM ini dikeluarkan untuk produsen skala besar dengan tulisan BPOM RI MD No. XXXXX untuk produk buatan dalam negeri dan BPOM RI ML No. XXXXX untuk produk buatan luar dan kekurang antara label produk dengan sablon plastik dan kertasSementara dibawah ini akan dijelaskan mengenai perbedaan penggunaan label produk kemasan antara menggunakan tehnik sablon plastik atau sablon kertas. Keduanya mempunyai keuntungan dan kekurangan masing-masing yaitu sebagai berikutMembuat Merk Kemasan dengan Cara Sablon PlastikSablon plastik adalah teknik mencetak gambar pada media plastik, biasanya digunakan untuk wadah makanan. Membuat merk dengan cara sablon plastik akan membuat kemasan lebih rapi disertai tulisan, gambar, desain yang menarik juga tentunya lebih higienis karena tidak ada kertas atau benda lain di dalam kemasan sablon plastik ini juga mempunyai kekurangan yaitu dari segi biaya. Karena dengan menggunakan kemasan plastik yang disablon tentu biaya akan menjadi sedikit lebih mahal dibandingkan sablon anda baru saja memulai usaha home industri tentu akan menambah beban biaya produksi yang berakibat pula pada makin mahalnya harga jual produk Merk Kemasan dengan Cara Sablon KertasMencetak merk kemasan di atas label kertas dengan cara sablon kertas tentu biayanya lebih murah dibandingkan dengan mencetak merk kemasan dengan memakai cara sablon sayangnya berbagai jenis makanan ringan yang beredar kebanyakan diolah dengan cara digoreng. Jadi apabila membuat label makanan dengan cara dicetak di atas kertas dengan menggunakan sablon kertas akan sangat berbahaya jika kandungan minyak di dalam makanan ringan tersebut meresap ke dalam label kertas, dan akan membuat tinta yang ada di atas kertas label menjadi luntur yang tentu saja berbahaya bagi ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut seperti dengan cara memasukkan label makanan tersebut ke dalam plastik kecil dan tipis untuk kemudian dapat diletakkan dibagian depan kemasan makanan produksi penjelasan singkat di atas mengenai isi tulisan yang terdapat dalam label kemasan beserta cara membuat label merk kemasan yang mungkin dapat
AtauAnda bisa menghubungi Studio desain Merk dan Kemas (Ditjen Industri dan Dagang Kecil Menengah Jl. Gatot Subroto Kav 52 – 53 Lt. 14, Telp. 021 525 5509 ext. 2361). Ingat, kemasan yang menarik bisa mempengaruhi orang untuk membeli produk Anda. Seringkali produk UKM hanya dikemas menggunakan plastik transparan (jenis PP) yang disertai
Bagi Anda yang menjalankan bisnis makanan ringan atau akan berbisnis makanan ringan, memahami jenis plastik kemasan yang cocok untuk makanan ringan sangat diperlukan. Jenis plastik untuk usaha makanan ringan sangat banyak jenisnya. Dengan mencari tahu yang paling sesuai, tentu saja nantinya usaha makanan ringan Anda akan jadi lebih safety sampai di tangan konsumen. Produk Anda juga akan terlindungi dengan sempurna. Informasi selengkapnya tentang jenisnya bisa Anda simak dalam uraian berikut! Jenis Plastik Kemasan yang Cocok Untuk Makanan RinganPlastik kemasan aluminium foilPlastik kemasan mettalizeHigh density polyethylene HDPELow density polyethylene LDPEPolipropilen PPPoli etilen tereftalat PET Polivinil klorida PVC Plastik kemasan aluminium foil Aluminium foil merupakan sebuah kemasan yang dibuat memanfaatkan bahan dasar sesuai namanya. Kemasan ini menjadi sebuah kemasan yang banyak dipakai untuk produk yang cara penyimpanannya harus terlindung dari sinar matahari. Produk yang mudah menggumpal pun perlu dikemas dengan kemasan aluminium foil. Seringkali kemasan ini dipakai pengemasan untuk produk seperti bumbu – bumbu, jamu, produk kopi, produk serbuk minuman kecantikan seperti collagen yang sekarang ini banyak terjual dan masih banyak lagi. Bahkan banyak produk makanan ringan seperti keripik, makaroni, seblak kering yang dikemas dengan menggunakan kemasan ini. Isi dari kandungan dan tingkat kebersihan dari suatu produk pun akan terjaga jika dikemas dengan produk ini. BACA JUGA Peluang Usaha Makanan Yang Bisa Dititipkan Di Warung Cara Membuat Nama Unik Untuk Usaha Makanan Yang Menjual Plastik kemasan mettalize Kemasan metallize memiliki warna dasar mengkilat dan kemasan ini hampir serupa dengan kemasan yang kita bahas sebelumnya yaitu aluminium foil. Pelaku usaha seringkali tidak sadar bahwa kemasan ini padahal konstruksi kemasannya sangat berbeda dengan aluminium foil. Kemasan jenis ini memang bagus, akan tetapi tidak bisa memberikan perlindungan produk makanan dari cahaya matahari 100%. Kemasan ini hanya mampu memberikan batasan atas cahaya masuk ke dalam sehingga kualitas produk tidak akan berkurang karena cahaya langsung. Kemasan metalized juga memiliki harga cukup murah terlebih jika dibandingkan dengan aluminium foil, akan tetapi kualitasnya pun masih berada di bawah aluminium foil. Sehingga tak jarang sering memiliki kemasan ini sebagai alternatif kemasan pengganti aluminium foil. High density polyethylene HDPE Jenis plastik kemasan ini cukup banyak digunakan untuk produk makanan ringan dengan kemasan besar atau untuk produk makanan berupa frozen food. High density polyethylene atau HDPE merupakan jenis plastik untuk kemasan yang sangat aman dengan ciri – ciri berikut ini Bahan lebih kuat Warna buram Tahan lama Cukup tahan dengan suhu tinggi Plastik HDPE biasanya dipakai sebagai bahan baku dalam pembuatan toples plastik dan Tupperware. Tak perlu khawatir dengan kualitasnya karena bahkan sudah terbukti tahan dalam mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik dengan bahan HDPE dan produk makanan yang ada di dalamnya. Hanya saja yang disayangkan, jenis kemasan ini sangat tidak efektif dengan trend jual beli saat ini yang cenderung dijual secara online. Terlebih untuk makanan ringan yang bahkan sudah bisa dikemas dengan aluminium foil atau plastik biasa saja. Dengan kemasan ini biasanya akan menambah biaya ongkir karena kemasan yang lebih tebal dan lebih berat dibandingkan jenis kemasan yang kita sudah bahas sebelumnya. BACA JUGA Peluang Bisnis Makanan Yang Modalnya Cepat Kembali Ide Bisnis Makanan Yang Paling Menguntungkan Saat Ini! Low density polyethylene LDPE LDPE bersifat kuat, kedap air, fleksibel dan permukaannya mengandung lilin. Jenis plastik kemasan yang cocok untuk makanan ringan ini biasanya dipakai sebagai pembungkus makanan ringan dan makanan siap santap secara langsung. Biasanya plastik ini sering dipakai untuk mengukus sehingga produk frozen food banyak yang menggunakan jenis plastik yang satu ini. Polipropilen PP Plastik kemasan ini keras namun fleksibel, memiliki permukaan berlilis dan tidak jernih namun tembus cahaya. Kemasan ini juga tahan terhadap panas dan bahan kimia atau minyak. Makanan ringan seperti biscuit, chips dan sereal banyak menggunakan plastik kemasan ini. Bahkan dipakai untuk kemasan makanan berat pun cukup tahan dan kelebihannya lagi tahan jika dipanaskan dengan menggunakan microwave. Poli etilen tereftalat PET Sifat bahan plastik PET kuat, jernih, kedap gas dan air. Dalam menggunakan kemasan plastik ini sebaiknya tidak dipanaskan di suhu lebih dari 60 derajad celcius. Kemudian untuk pemakaian hanya bisa digunakan satu kali saja. Selain makanan ringan basah yang bisa dikemas dengan PET, banyak perusahaan selai dan sambal mengemas produk mereka dengan kemasan jenis ini. Polivinil klorida PVC PVC terbagi ke dalam dua jenis. Jenis pertama bersikap kaku atau semi kaku. PVC ini memiliki konstruksi plastik yang keras, jernih, kuat dan bentuknya dapat diubah dengan larutan sebagai contoh botol untuk jus, botol air mineral, dan sebagainya. Jenis kedua adalah PVC lunak yang sifatnya dapat dikeruhkan dan jernih. Sebagai contoh pada pembungkus makanan. Namun jenis PVC yang kedua ini digunakan untuk makanan yang berminyak atau berlemak atau juga mengandung alkohol utamanya dalam kondisi panas. Itulah berbagai jenis plastik kemasan yang cocok untuk makanan ringan. Anda bisa memilih salah satu jenis plastik di atas dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda dalam pengemasan produk. BACA JUGA Pentingnya Membuat Bisnis Plan Makanan Bagi Pelaku Usaha Peluang Bisnis Makanan Online Rumahan Omzet Jutaan Rupiah 5 Jenis Bisnis Makanan Online Yang Laris Diburu Konsumen Unsur Utama Dari Contoh Proposal Bisnis Makanan Yang Baik KLIK DONASI SEKARANG Jika bermanfaat, berikan donasi kepada penulis untuk biaya kelola . Terima kasih
H7Nc.
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/110
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/92
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/312
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/96
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/194
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/245
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/408
  • o8qo9mg8ih.pages.dev/343
  • cara membuat kemasan plastik makanan ringan